Laporan Praktikum Pekan 6 - Instalasi Laravel

Praktikum Pemrograman Web


Tujuan Praktikum

Memahami installasi Laravel, membuat project baru Laravel, mengenal struktur Laravel, dan konsep MVC laravel

Langkah Kerja Praktikum

Persiapan Sistem:

Instalasi Laravel:

  1. Setelah semua persiapan sistem selesai, buka terminal dan jalankan perintah berikut untuk memulai instalasi laravel menggunakan composer
    composer create-project laravel/laravel=^versi nama-project --prefer-dist
    Tunggu semua proses instalasi selesai, jika sudah selesai maka folder project laravel yang kita buat akan muncul pada direktori project.
  2. Setelah instalasi laravel selesai, masuk ke folder project laravel dan jalankan script berikut:
    cd pemrograman_web
    Script ini digunakan untuk masuk ke folder project laravel pada terminal.
    npm install ; npm run build
    Script ini digunakan untuk menginstall semua asset atau library yang dibutuhkan dalam project laravel dan mengompilasinya agar dapat digunakan pada browser.
    composer run dev
    Script ini digunakan untuk menjalankan server lokal.
  3. Untuk menjalankan server laravel, gunakan script berikut ini pada terminal:
    php artisan serve
    Script akan memberikan alamat URL untuk akses project laravel pada browser seperti http://127.0.0.1:8000. Klik URL tersebut, maka akan otomatis membuka halaman project laravel pada browser.
  4. Mencoba routing sederhana pada laravel.
    Buka file web.php pada folder routes, lalu tambahkan script berikut:
    Route::get('/helo', function () {
    return "Hello World!";
    });

    Script ini bertujuan untuk membuat route sederhana menggunakan metode GET dengan endpoint /helo yang berisikan teks "Hello World!".
  5. MVC pada laravel, merupakan sebuah konsep dimana logika aplikasi dipisahkan menjadi tiga bagian yaitu Model, View, dan Controller.
    Model merupakan bagian yang mengelola data dan database.
    View merupakan bagian tampilan yang dapat dilihat oleh pengguna.
    Controller merupakan bagian yang menjadi penghubung antara Model dan View.

Struktur Project Laravel:

struktur
  1. app/:Folder utama yang berisikan logika aplikasi, didalamnya terdapat beberapa folder yaitu:
    • Http/: Berisikan controller atau penghubung logika dan middleware sebgai filter keamanan atau akses.
    • Models/: Folder yang menyimpan model-model yang berinteraksi dengan database.
    • Providers/: Berisikan service provider untuk konfigurasi global aplikasi.
  2. bootstrap/: Folder yang berisikan framework bootsrap dan inisialisasi aplikasi.
  3. config/: Folder yang berisikan file-file konfigurasi aplikasi seperti database, autentikasi, sesi dan lain-lain.
  4. database/: Folder yang berisikan semua file terkait database.
  5. node_modules/: Folder yang berisikan package atau library yang diunduh menggunakan npm.
  6. public/: Folder root yang dapat diakses pengguna melalui halaman website.
  7. resources/: Folder yang berisikan sumber daya aplikasi seper css, js, dan view.
  8. routes/: Folder yang berisikan semua route atau rute aplikasi.
  9. storage/: Folder yang menyimpan semua file saat aplikasi berjalan.
  10. tests/: Folder yang berisikan file-file pengujian aplikasi.
  11. vendor/: Folder yang berisikan semua package atau library yang diunduh melalui composer.

Challenge Praktikum:

  1. Challenge 1:
    • Buat 1 buah controller dengan nama StudentController, kemudia buatkan 1 buah function didalam controller.
      Jalankan script ini pada terminaluntuk membuat StudentController: php artisan make:controller StudentController
    • Buat 1 buah view dengan nama index didalam folder student dan buatkan tampilan informasi singkat tentang 1 orang student.
      Masuk ke folder resources/views, buat folder baru dengan nama student, dan tambahkan file view dengan nama index.blade.php. Isikan file view dengan informasi sederhana seperti berikut:
      <body>
      <p>Teguh Esa Maulanna - 2411532005</p>
      </body>
    • Buat routing /student yang menampilkan view tersebut.
      Buka file web.php didalam folder routes/ dan tambahkan script berikut:
      Route::get('/student', function () {
      return view('student.index');
      });
    • Jalankan dengan akses URL http://127.0.0.1:8000/student
      challenge-1
  2. Challenge 2:
    • Buat function baru didalam StudentController dengan nama lingkaran yang berisi rumus mencari luas dan keliling lingkaran.
      Buka file StudentController.php dan tambahkan function berikut:
      public function lingkaran() {
      $jariJari =10;
      $phi = 3.14;
      $luas = $phi * $jariJari * $jariJari;
      $keliling = 2 * $phi * $jariJari;
      return "Jari-jari: $jariJari
      Luas Lingkaran: $luas
      Keliling Lingkaran: $keliling";
      }
    • Buka file web.php dan tambahkan routing baru untuk /lingkaran dengan script berikut:
      Route::get('/lingkaran', [StudentController::class, 'lingkaran']);
    • Jalankan dengan akses URL http://127.0.0.1:8000/lingkaran
      challenge-2

Kesimpulan

Dari praktikum ini, kita telah mempelajari bahwa, laravel merupakan sebuah framework PHP yang digunakan dalam pengembangan aplikasi web. Laravel menggunakan arstikektur MVC dimana logika aplikasi dipisahkan menjadi tiga bagian yaitu Model - View - Controller. Pada praktikum ini kita mempelajari cara instalasi framework laravel, dimulai dari persiapan sistem seperti PHP, Composer, git, NodeJS, dan NPM. Kita juga mempelejari struktur folder project laravel daan cara pembuatan routing sederhana melalui contoh dan challenge.

Repository Github

Repository project ini dapat diakses melalui link berikut:
https://github.com/teguhsmlnna666/WebPortofolio